382 PERTAMA DI INDONESIA, MEDIATOR PA BANJARBARU LAKUKAN MEDIASI PARA PIHAK MELALUI TELECONFERENCE.HTML

Arsip Berita

Pertama di Indonesia, Mediator PA Banjarbaru Lakukan Mediasi Para Pihak Melalui Teleconference

Banjarbaru - Rabu (11/01/2020) Sebagaimana diketahui dengan adanya PERMA nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik, yang merupakan langkah moderenisasi Pengadilan, maka Pengadilan Agama (PA) Banjarbaru melakukan terobosan atau menjadi pioner dilingkungan peradilan agama dalam hal pelaksanaan tahapan mediasi antar para pihak yang bersengketa di PA Banjarbaru.

mdsi1

(Mediator bersama pihak Termohon sedang melakukan teleconference

Dalam perkara cerai talak yang terdaftar pada kepaniteraan PA Banjarbaru dengan nomor perkara 1/Pdt.G/2020/PA.Bjb, melalui Hakim Mediator yang telah disepakati oleh para pihak, H. Muhammad Nuruddin, Lc, M.Si (Wakil Ketua PA Banjarbaru) melakukan mediasi sebagai tahapan wajib yang dilalui oleh para pihak sesuai hukum acara yang berlaku.

Apabila biasanya tahapan mediasi kepada para pihak yang bersengketa dilakukan oleh Mediator diruang medasi PA Banjarbaru, tapi untuk perkara tersebut mediasi dilakukan dengan pemanfaatan teknologi teleconference, hal tersebut dikarenakan Pemohon berdomisili di kota Serang-Jawa Tengah sehingga melalui Kuasa Hukumnya Pemohon mengajukan permohonan kepada PA Banjarbaru untuk dapat membantu diselenggarakannya teleconference. Setelah adanya permohonan dari pihak Pemohon, maka PA Banjarbaru mencoba menghubungi Pengadilan Agama Serang dan mohon bantuan dari PA Serang memfasilitasi Pemohon yang memang berdomisili diwilayah hukum PA Serang.

mdsi2

(Pihak Pemohon sedang melakukan mediasi secara teleconference melalui PA Serang) 

Melalui koordinasi yang baik antara PA Banjarbaru dan PA Serang, akhirnya teleconference dapat dilaksanakan dengan lancar pada hari Rabu (11/01/2020). Pemohon yang berada di kota Serang-Jawa Tengah dapat berhadir ke kantor Pengadilan Agama Serang untuk melakukan teleconference dengan mediator dari PA Banjarbaru, sedangkan dikantor Pengadilan Agama Banjarbaru, Kuasa Hukum Pemohon dan Pihak Termohon hadir diruang media center Pengadilan Agama Banjarbaru dan melakukan mengikuti jalannya mediasi.

Tahapan mediasi sebagai salah satu tahapan persidangan yang wajib dilalui dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya hambatan. Ditempat terpisah kepada redaksi H. Muhammad Nuruddin, Lc, M.Si selaku mediator dan Wakil ketua PA Banjarbaru menyatakan bahwa mediasi dengan pemanfaatan teknologi teleconference merupakan terobosan yang dilakukan PA Banjarbaru bersama PA Serang. Hal tersebut membuktikan bahwa upaya mewujudkan cita-cita modernisasi lembaga peradilan telah dilakukan oleh kedua Pengadilan Agama tersebut, dan tentunya menciptakan keadilan bagi kedua belah pihak yang berperkara, terlebih mediasi yang telah dilakukan dinyatakan berhasil sebagian oleh Mediator dengan adanya kesepakatan kedua belah pihak untuk mengakhiri pernikahan tanpa bersengketa. (rzqn)


                                                    w3c html 5 w3c wai AAA