374 PENYELESAIAN PERKARA DI PA BANJARBARU CAPAI ANGKA 98,63 PADA TAHUN 2019.HTML

Arsip Berita

Penyelesaian Perkara di PA Banjarbaru Capai Angka 98,63% pada Tahun 2019

Banjarbaru – Sepanjang tahun 2019 Pengadilan Agama (PA) Banjarbaru telah menerima total 937 perkara, dimana jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 888 perkara. Adapun tingkat penyelesaian perkara di PA Banjarbaru mencapai angka prosentase 98,63%, dimana angka tersebut juga naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 98,3%.

slsprk1

Untuk jenis perkara yang diterima, jumlah terbesar tetap berasal dari perkara perceraian yaitu 205 gugatan perceraian, sedangkan untuk perkara voluntair (permohonan) sejumlah 314 perkara. Kenaikan jumlah perkara yang diterima selama beberapa tahun ini menurut Panitera PA Banjarbaru, Hj. Rahmatul Janah, S.Ag dikarenakan adanya kesadaran hukum dan peningkatan pemahaman hukum oleh masyarakat Kota Banjarbaru yang berkarakter heterogen (beragam).

 slsprk2

Pada tahun 2019 ini pula PA Banjarbaru mencatatkan beberapa catatan tinta emas lainnya, seperti berhasil mempertahankan predikat “A Excellent” dalam Survaillence Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) yang dilakukan oleh Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indoensia pada bulan Juni 2019. Kemudian PA Banjarbaru juga berhasil mendapatkan penghargaan atas prestasinya sebagai unit kerja pelayanan yang berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi pada tanggak 10 Desember 2019 lalu.

slsprk3

Berdasarkan statistik data dan capaian-capaian tersebut, Ketua PA Banjarbaru, Husnawati, S.Ag, M.Sy mengharapkan agar seluruh aparatur PA Banjarbaru dapat terus meningkatkan kualitas kinerja, membangun komunikasi yang baik antar pegawai, meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab kerja, serta tentunya terus menambah wawasan dan pengetahuan dalam bidang hukum dan teknologi demi penunjang kelacaran dalam pekerjaan. Dengan begitu pemberian pelayanan yang prima kepada para pencari keadilan di Kota Banjarbaru dapat diwujudkan. (rizqon)


                                                    w3c html 5 w3c wai AAA